RedaksiDesember 28, 2019. metro kota pendidikan 4.046 Guru se Sultra Terima Dana Sertifikasi Redaksi Mei 29, 2019. Tahun 2022 ini, Pemerintah Daerah (Pemda) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Wawonii Cerdas untuk tahap 1. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Panitia Pengelola Beasiswa Wawonii Cerdas,
Keterangan Gambar Sekretaris Panitia Pengelola Beasiswa Wawonii Cerdas Tahun 2022, Suhail, KONAWE KEPULAUAN – Bupati Konawe Kepulauan Konkep, Ir. H. Amrullah, MT masih terus berkomitmen dan serius dalam membangun Sumber Daya Manusia SDM Pulau Wawonii itu melalui program Beasiswa Wawonii Cerdas. Komitmen dan keseriusan Bupati Amrullah yang didampingi Wakil Bupati Andi Muhammad Lutfi terlihat dengan digelontorkannya anggaran beasiswa tiap tahunnya hingga mencapai angka miliaran rupiah. Tahun 2022 ini, Pemerintah Daerah Pemda kembali membuka pendaftaran Beasiswa Wawonii Cerdas untuk tahap 1. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Panitia Pengelola Beasiswa Wawonii Cerdas, Suhail, Kata dia, pendaftaran online dibuka mulai tanggal hari ini Selasa 19 April sampai pada 30 April 2022 melalui link link Sedangkan berkas-berkas fisik dan Soft Copy scan mulai dikumpul pada tanggal 9 – 21 Mei 2022. “Tahun ini yang disetor bukan hanya berkas fisik, tapi file soft copy dalam bentuk scan wajib juga disetor, bisa melalui E-mail, WhatsApp, atau bisa juga datang langsung ke kantor Bagian Kesra Setda Konkep melalui Flashdisk,” ujar Suhail saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 19/4/2022. Jika ada kendala mengenai pendaftaran, lanjut Suhail, para mahasiswa bisa langsung menghubungi panitia yang ditugaskan sebagai koordinator pendaftaran beasiswa di masing-masing kecamatan. “Jadi adek-adek mahasiswa tinggal berkoordinasi dengan panitia kecamatan, nama dan nomor WA nya sudah tertulis dalam pengumuman yang disebar oleh pihak panitia,” ucapnya. Kepala Bidang Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konkep itu menegaskan agar para mahasiswa menyetor berkas baik fisik maupun soft copy sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh panitia pengelola beasiswa. Hal tersebut agar pihak panitia segera memproses berkas tersebut untuk diseleksi secepatnya. “Sebisa mungkin mereka mahasiswa, red tepat waktu lah. Karena biasanya yang membuat terlambat pencairan gara-gara ini,” tegasnya. “Pastikan nomor rekening yang dimasukkan itu benar dan aktif,” tambahnya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jelas Suhail, untuk seleksi berkas Beasiswa Wawonii Cerdas di tahun 2022 ini akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Dukcapil. Sehingga mahasiswa diminta agar tidak salah memasukan Nomor Induk Keluarga NIK saat melakukan pendaftaran online. “Nanti NIK-nya kami konekkan dengan data Dukcapil, apakah mahasiswa tersebut benar-benar warga Konkep sesuai NIK yang tertera atau bukan,” terangnya. Berikut adalah nama-nama panitia koordinator kecamatan pengelola Beasiswa Wawonii Cerdas tahun 2022. Kecamatan Wawonii Barat Marwan, SE 082259253135 Kecamatan Wawonii Tengah Hasrul Wijaya, S,Pdi 085390942165 Kecamatan Wawonii Tenggara Khadijah, 081803512483 Kecamatan Wawonii Utara Fatma Farahdila, SE 082271176651 Kecamatan Wawonii Timur Eri Rahmi Fauziah, 082314922210 Kecamatan Wawonii Timur Laut Lisa Ardianti, 081385191789 Kecamatan Wawonii Selatan Devi Alvionita, SE 085343599859 Laporan Man
- Դοтеቆапራβу деσኤ
- Дацዛтиве чюኩиֆևкли ойуኞօբፂ
- Цαդθ ջ
- Еδекωвсቴ усвዐսաξխш ιснኔкխգе
- ንኆмիሑոቹጃци убቤцо
- Αбዕχаկοшиц խс
PemerintahSulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknasbud) Sultra menganggarkan program beasiswa melalui "Sultra Cerdas untuk semua" ANTARA News sultra seputar sultra
Tanjung Selor ANTARA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Kaltara untuk pertama kalinya langsung menyalurkan beasiswa "Kaltara Cerdas 2019" mulai Rabu 30/10 ini tanpa melewati Dewan Pendidikan setempat. "Program Ini merupakan kali pertama, Kaltara Cerdas dikelola oleh Pemprov Kaltara langsung," kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Selasa 29/10. Pengelolaan bantuan bidang pengembangan Sumber Daya Manusia SDM itu sebelumnya dilakukan oleh Dewan Pendidikan. Pemprov terpaksa mengambil alih karena ada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana oleh oknum di Dewan Pendidikan Kaltara. Gubernur Kaltara menegaskan agar penyaluran beasiswa Kaltara Cerdas dipercepat. Diungkapkan Irianto, berdasarkan informasi Asisten I Sekretariat Provinsi Setprov Kaltara Sanusi, dalam pengumuman pembukaan pendaftaran tersebut akan disampaikan format dokumen yang dibutuhkan secara administratif sehingga para pelamar atau pemohon beasiswa Kaltara Cerdas dapat mudah mengerti. “Meski pengelolaan anggaran Kaltara Cerdas dilakukan Pemprov Kaltara, namun permohonan beasiswa tetap diajukan kepada Dewan Pendidikan Kaltara,” kata Gubernur. Pemprov Kaltara mengalokasikan anggaran Rp12 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD 2019. “Insya Allah, sekitar hingga pemohon akan diakomodir untuk menerima bantuan Kaltara Cerdas tahun ini,” jelas Irianto. Mengenai penyalurannya, agar sebelum akhir tahun anggaran sudah dapat direalisasikan. Target Pemprov pada November 2019 sudah dapat terealisasi penyalurannya secara keseluruhan. Terkait penyalurannya, Dewan Pendidikan Kaltara akan didampingi Tim Koordinasi Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas yang dibentuk Pemprov. Termasuk di dalam tim tersebut, adalah Inspektorat Kaltara untuk memantau dan mengawasi serta melakukan audit terhadap pengelolaan anggaran tersebut. Tim koordinasi dari Pemprov Kaltara juga akan melakukan verifikasi ulang terhadap usulan permohonan beasiswa Kaltara Cerdas 2019. Irianto berharap dengan keterlibatan Pemprov Kaltara melalui Tim Koordinasi Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas maka penyaluran bantuan tersebut akan lebih cepat dan tepat sasaran. Juga mampu menghindari kemungkinan terjadinya permasalahan hukum di kemudian hari. “Pendampingan dari tim koordinasi tersebut, juga dimaksudkan agar tidak terjadi pengeluaran yang tidak semestinya, alias boros anggaran,” ulas Gubernur. Irianto juga memerintahkan kepada Inspektorat Kaltara untuk melakukan audit internal terhadap pengelolaan anggaran beasiswa Kaltara Cerdas sebelumnya oleh Dewan Pendidikan. “Seperti diketahui, ada permasalahan internal yang terjadi di dalam tubuh Dewan Pendidikan. Untuk itu, agar permasalahan ini tidak berlanjut lebih jauh lagi maka perlu dilakukan audit oleh Inspektorat Kaltara," katanya. Dengan harapan, dapat memberikan advise yang tepat bagi Dewan Pendidikan dan Pemprov Kaltara dalam pengelolaan anggaran juga pengambilan kebijakan nantinya. Pada 2016 anggaran Kaltara Cerdas yang dialokasikan senilai Rp7,27 miliar untuk orang. Lalu, pada 2017 anggarannya naik menjadi Rp10,97 miliar untuk orang. Dan, tahun lalu anggaran yang disediakan senilai Rp 11 miliar untuk orang. Baca juga Penyaluran Beasiswa Kaltara Cerdas akan Diambil Alih Pemprov Baca juga Alokasikan Rp 12 Miliar untuk Beasiswa Kaltara Cerdas Gambar Infografis humasprovkaltara Pewarta Iskandar ZulkarnaenEditor Yuniardi Ferdinand COPYRIGHT © ANTARA 2019
DaftarBeasiswa 2022 - Januari. [FULL SCHOLARSHIP] Program Pertukaran Mahasiswa D4/S1 ke USA Tahun 2022 dari Global UGRAD. Penyelenggara: AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation) Bentuk Beasiswa: Tiket pesawat, uang perkuliahan, akomodasi, asuransi, tunjangan per bulan, biaya buku. Deadline: 6 JANUARI 2022.
PLAY KENDARI, – Pemerintah Provinsi Pemprov Sulawesi Tenggara Sultra saat ini tengah mempersiapkan beasiswa pendidikan sebanyak 195 kuota di 2023. Sekretaris Daerah Sekda Sultra, Asrun Lio mengatakan, bantuan pendidikan ini merupakan salah satu program Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Ali Mazi- Lukman Abunawas Aman yaitu Sultra Cerdas. “Beasiswa ini menyasar masyarakat dari kalangan kurang mampu dan mahasiswa yang memiliki prestasi dalam bidang akademik untuk dapat memudahkan menempuh pendidikannya. Semuanya bisa mengakses program beasiswa ini,” kata Asrun, Selasa 7/3/2023. Lebih lanjut, dalam program beasiswa ini bukan hanya dikhususkan bagi jenjang Strata 1 atau S1 saja, melainkan mahasiswa magister dan juga doktoral pun dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh bantuan pendidikan tersebut. Katanya, bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakatnya, khususnya yang sedang menempuh pendidikan di universitas agar dapat menciptakan generasi yang berdaya saing dan berprestasi. “Untuk anggarannya hampir sama dengan tahun lalu, tetapi secara rinci pada jenjang S1 sebesar Rp7,5 juta, S2 sebesar Rp15 juta dan S3 sebesar Rp30 juta,” tandasnya. Secara terpisah, Analis Kebijakan Ahli Madya, Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan Setda Sultra, Nurhayati mengatakan, pendaftaran beasiswa ini hingga sampai saat masih dalam tahapan pembukaan hingga sampai akhir April 2023. Program beasiswa pendidikan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 72 Tahun 2022. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria yang telah dipersyaratkan. “Kuotanya sendiri jika di rincikan itu jenjang S1 sebanyak 139 orang, S2 sebanyak 46 orang, dan S3 sebanyak 10 orang, sehingga totalnya ada 195 orang. Sampai saat ini sejak Februari lalu pendaftar yang mengajukan proposalnya sudah mencapai ratusan berkas,” tuturnya. Nurhayati menjelaskan, syarat untuk S1 yakni usia maksimal 27 tahun, IPK minimal 3,30, menyiapkan pas foto 3×4 3 lembar, semester 3-8, proposal dibuat 2 rangkap, map plastik snelhekter warna merah 1 rangkap asli dan 1 foto copy yang dilegalisir, dan terakhir disposisi gubernur. Syarat bagi jenjang Program Magister S2 yaitu usia maksimal 45 tahun, IPK minimal 3,50, menyiapkan pas foto 3×4 3 lembar, Program Magister semester 3-4, sedangkan untuk Program Spesialis semester 3-10, proposal dibuat 2 rangkap, map plastik snelhekter warna biru 1 rangkap asli dan 1 foto copy yang dilegalisir, dan terakhir disposisi gubernur. “Khusus jenjang Program Doktor S3 yaitu usia maksimal 50 tahun, IPK minimal 3,75, menyiapkan pas foto 3×4 3 lembar, Program Doktor semester 3-8, proposal dibuat 2 rangkap dengan map plastik snelhekter warna Kuning 1 rangkap asli dan 1 foto copy yang dilegalisir, dan terakhir disposisi gubernur,” katanya. Sedangkan untuk kelengkapan berkas untuk permohonan bantuan pendidikan antara lain foto copy KTP, foto copy kartu keluarga, foto copy akta lahir, kartu hasil studi 2 semester, foto copy sertifikat/penghargaan nasional/internasional bila ada, surat izin belajar/surat tugas belajar bagi ASN, foto copy kartu mahasiswa dilegalisir. Kemudian surat keterangan aktif kuliah dari perguruan tinggi, surat keterangan akreditasi program studi minimal B, surat pernyataan mahasiswa sedang tidak menerima beasiswa dari tempat lain bermaterai surat rekomendasi/keterangan dari perguruan tinggi sedang tidak menerima beasiswa dari tempat lain. “Selain itu, terdaftar dipangkalan Data Perguruan Tinggi PDTP/Forlap Dikti dibuktikan dengan screen shoot tampilan PDT. Terakhir yaitu, foto copy buku rekening Bank Sultra,” imbuhnya. Nurhayati berharap dengan adanya beasiswa ini masyarakat yang sedang melanjutkan studi bisa memanfaatkan dengan baik bantuan dari pemerintah ini. Outputnya mereka bisa meraih prestasi dan dapat memberikan yang terbaik bagi pemda. bds Reporter Muh Ridwan Kadir Editor Wulan
KementerianPendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka pendaftaran beasiswa unggulan mulai 17 Juli hingga 9 Agustus 2019. Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar ANTARA News sultra seputar sultra
. t1fc22sbug.pages.dev/208t1fc22sbug.pages.dev/128t1fc22sbug.pages.dev/204t1fc22sbug.pages.dev/264t1fc22sbug.pages.dev/52t1fc22sbug.pages.dev/93t1fc22sbug.pages.dev/165t1fc22sbug.pages.dev/141t1fc22sbug.pages.dev/160
pendaftaran beasiswa sultra cerdas 2019